Gubernur Sultra Pastikan Kesiapan Layanan Kesehatan di Baubau Jelang Pemekaran Kepton

oleh -125 Dilihat

Baubau, Berikabar.co – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, melakukan kunjungan kerja strategis ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau pada Jumat (6/3/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen besar Pemerintah Provinsi dalam memperkuat infrastruktur kesehatan di wilayah kepulauan, sekaligus langkah nyata persiapan menyambut pemekaran Provinsi Kepulauan Buton (Kepton).

Dalam tinjauan tersebut, Gubernur menyisir sejumlah fasilitas krusial, mulai dari ruang tindakan, ruang ICU, hingga poli paru. Tak hanya mengecek sarana fisik, ia juga berdialog langsung dengan tenaga medis serta menyapa para pasien untuk memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga.

Andi Sumangerukka menegaskan bahwa pelayanan kesehatan adalah pilar dasar yang tidak bisa ditawar. Sebagai rumah sakit rujukan utama bagi berbagai Puskesmas di wilayah kepulauan, RSUD Baubau memegang peran vital. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Sultra kini tengah mendorong peningkatan status rumah sakit tersebut dari tipe C menuju tipe B.

Langkah peningkatan status ini akan ditempuh melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, khususnya dalam pemenuhan fasilitas penunjang dan penambahan kapasitas layanan. Sebagai bentuk dukungan konkret, Gubernur menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi untuk meminjamkan atau memfungsikan lahan milik provinsi guna perluasan gedung dan fasilitas RSUD Baubau di masa mendatang.

“Jika pemekaran Provinsi Kepton terwujud, maka infrastruktur pelayanan dasar, termasuk rumah sakit rujukan, harus sudah siap sehingga mampu melayani masyarakat secara optimal di wilayah kepulauan,” tegas Andi Sumangerukka di sela-sela kunjungannya.

Upaya ini diharapkan dapat memangkas hambatan akses kesehatan bagi masyarakat kepulauan, sehingga warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan penanganan medis spesialis. Peningkatan RSUD Baubau menjadi tipe B diproyeksikan menjadi pondasi kuat bagi kemandirian layanan kesehatan di wilayah calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Kepulauan Buton.

BACA JUGA :  Gubernur Sultra Lepas 52 Atlet Bela Diri ke PON Kudus, Target Perbaiki Peringkat Nasional