Diversifikasi Berhasil, PT Vale Bukukan Rekor Penjualan Bijih Saprolit 2,3 Juta WMT

oleh -160 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co – PT Vale Indonesia Tbk mencatat kemajuan signifikan dalam memperluas portofolio bisnisnya sepanjang tahun 2025. Selain mengandalkan nikel matte, Perseroan mulai memetik hasil dari penjualan bijih nikel saprolit yang mencapai total 2.316.023 wet metric tons (wmt).

Penjualan bijih saprolit ini bersumber dari dua blok pengembangan utama, yakni Blok Bahodopi dan Blok Pomalaa. Blok Bahodopi menjadi kontributor terbesar dengan volume penjualan mencapai 2.017.764 wmt, sementara penjualan dari Blok Pomalaa tercatat sebesar 298.259 wmt.

Khusus untuk Blok Pomalaa, aktivitas penjualan saat ini masih terbatas pada kegiatan pengambilan bulk sampling test. Perseroan memproyeksikan aktivitas penambangan penuh di wilayah Pomalaa baru akan dimulai secara masif pada tahun 2026 mendatang.

Di lini produksi utama, PT Vale memproduksi nikel dalam matte sebanyak 72.027 metrik ton di tahun 2025. Angka produksi ini menunjukkan tren positif dan peningkatan yang stabil jika dibandingkan dengan pencapaian tahun 2024 yang sebesar 71.311 metrik ton.

BACA JUGA :  BI Sultra Sosialisasi Penggunaan QRIS kepada Pelajar TK dan SD