Targetkan Penurunan Angka Unbanked, LPS Luncurkan Program Strategis Kolaboratif Tahun 2026

oleh -210 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) secara resmi mengumumkan peta jalan strategis untuk tahun 2026 yang berfokus pada penguatan infrastruktur keuangan dan perlindungan nasabah secara menyeluruh. Salah satu poin krusial dalam agenda tahun ini adalah akselerasi persiapan program penjaminan polis asuransi. Langkah ini menjadi fase kritikal agar mandat besar tersebut dapat diimplementasikan secara penuh pada tahun 2027 mendatang.

Selain penjaminan polis, LPS juga menaruh perhatian besar pada digitalisasi perbankan daerah melalui program IT BPR. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat tata kelola dan keandalan sistem teknologi informasi pada Bank Perekonomian Rakyat di seluruh Indonesia. Dengan sistem yang terintegrasi, diharapkan proses pemantauan dan resolusi bank dapat berjalan lebih transparan dan efisien demi melindungi dana simpanan masyarakat.

Dalam upaya memperluas jangkauan layanan keuangan, LPS berkomitmen meluncurkan serangkaian program peningkatan literasi keuangan yang masif. Target utamanya adalah menekan jumlah masyarakat Indonesia yang belum memiliki akses ke perbankan atau kategori unbanked. LPS memandang bahwa inklusi keuangan merupakan fondasi utama dalam menciptakan stabilitas ekonomi yang merata hingga ke lapisan masyarakat terbawah.

Pelaksanaan program-program tersebut dipastikan tidak berjalan sendiri, melainkan melalui pendekatan yang inklusif, intensif, dan kolaboratif. LPS akan bersinergi erat dengan kementerian terkait, pelaku industri keuangan, serta lembaga-lembaga anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Kerja sama lintas sektoral ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem keuangan yang lebih tangguh dalam menghadapi tantangan risiko makroekonomi.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, dalam pernyataannya menegaskan bahwa seluruh inisiatif ini merupakan bagian dari visi besar lembaga untuk bertransformasi menjadi otoritas resolusi yang disegani di tingkat internasional. Pemanfaatan teknologi dan penguatan SDM menjadi kunci dalam mewujudkan ambisi sebagai lembaga penjaminan yang progresif dan tepercaya.

BACA JUGA :  LSI Sebut Elektabilitas ASR-Hugua Unggul 35,2 Persen Dibanding Calon Lain

“Tahun 2026 merupakan the Great Leap bagi LPS, kami akan menggunakan segenap sumber daya LPS untuk menjadi lembaga resolusi yang terdepan dan terpercaya di kawasan regional dalam melaksanakan penjaminan serta resolusi bank dan perusahaan asuransi guna turut serta memelihara stabilitas sistem keuangan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.