Perkuat Ekonomi Peternak, Pemkab Muna Barat Targetkan Suplai Kebutuhan Protein hingga ke Luar Daerah

oleh -210 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) secara proaktif memperkuat sektor peternakan sebagai langkah nyata mendukung program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat. Upaya ini difokuskan pada peningkatan kemandirian pangan daerah agar tidak lagi bergantung pada pasokan komoditas dari luar wilayah.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memaparkan bahwa sejak Februari 2025 hingga akhir tahun lalu, pemerintah daerah telah menyalurkan 28.200 bibit ayam petelur dan 10.000 bibit ayam potong kepada para peternak lokal.

“Selama ini kebutuhan telur dan ayam di Muna Barat masih disuplai dari luar. Karena itu, kami sepakat mendistribusikan bibit ayam kepada peternak, dengan kandang yang telah disiapkan oleh peternak,” jelasnya, Kamis (29/1/2025).

Capaian Produksi dan Dukungan Operasional Saat ini, hasil dari program tersebut mulai terlihat signifikan. Dari total bantuan yang diberikan, sekitar 20 ribu ekor ayam petelur telah memasuki masa produktif dan mampu menghasilkan rata-rata 20 ribu butir telur per hari. Seluruh hasil produksi ini dialokasikan langsung untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG di Muna Barat.

Selain bibit, pemerintah daerah juga memberikan bantuan pakan hingga masa panen serta pendampingan teknis melalui tenaga penyuluh. Hal ini dilakukan untuk menjamin keberlangsungan usaha peternak lokal.

“Setelah distribusi, kami tetap melakukan kontrol dengan menempatkan penyuluh untuk mendampingi dan mengawasi peternakan agar program ini berkelanjutan dan bisa terus berkembang,” kata Darwin.

Ekspansi Program dan Dampak Ekonomi Muna Barat kini telah mengoperasikan sembilan dapur MBG yang melayani 22 ribu penerima manfaat, dengan rencana penambahan empat dapur baru untuk menjangkau 17 ribu orang lainnya. Darwin meyakini bahwa program ini merupakan mesin penggerak ekonomi masyarakat bawah.

BACA JUGA :  Tawarkan Suasana Berbuka Semi Out Door, Claro Kendari Banjir Promo

“Kami mengapresiasi program ini karena memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, sekaligus memastikan program pemerintah pusat benar-benar dirasakan manfaatnya di daerah,” ungkapnya.

Target Tahun 2026 Memasuki tahun 2026, Pemkab Muna Barat mematok target ambisius meskipun di tengah keterbatasan anggaran. Pemerintah berencana menambah populasi ayam petelur hingga 70 ribu ekor dan ayam potong hingga 30 ribu ekor. Fokus pengembangan juga akan merambah ke komoditas buah-buahan.

“Target kami ke depan bukan hanya memenuhi kebutuhan daerah sendiri, tetapi juga mampu menyuplai kebutuhan kabupaten tetangga,” pungkas La Ode Darwin.