Lantik Ratusan Pejabat, Wali Kota Kendari Tegaskan Era Baru Birokrasi Kendari yang Adaptif

oleh -167 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Mengawali tahun 2026, Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., melakukan penyegaran besar-besaran di tubuh birokrasi Pemerintah Kota Kendari. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini menyasar ratusan posisi mulai dari Eselon II, III, IV, Camat, hingga Kepala Sekolah guna memperkuat performa organisasi perangkat daerah (OPD).

Langkah strategis ini sengaja diambil untuk mendisrupsi pola kerja birokrasi lama yang dinilai kurang responsif. Melalui perombakan ini, Pemkot Kendari secara resmi memulai fase penataan aparatur yang menitikberatkan pada kesiapan mental, moralitas kepemimpinan, dan hasil kerja nyata.

Salah satu fokus dalam pelantikan ini adalah pengukuhan Ruli sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari, posisi strategis yang penetapannya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri. Selain itu, rotasi besar juga terjadi di kursi kepala dinas, sekretaris, hingga kepala bidang untuk memastikan koordinasi berjalan sesuai hierarki dan kewenangan.

Ia menegaskan bahwa seluruh pejabat yang baru dilantik agar melepaskan ego sektoral dan selalu siap mengabdi tanpa syarat.

“Saya ingin merubah pola kerja. ASN, apalagi pejabat, harus siap dalam segala kondisi dan tidak memilih-milih waktu maupun posisi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa integritas dan pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) merupakan variabel utama dalam penilaian jabatan. Siska menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi pejabat yang hanya mengandalkan relasi tanpa dibarengi kualitas kerja yang mumpuni.

“Jabatan bukan soal jaringan atau siapa backing-nya, tetapi soal kinerja, etika, dan tanggung jawab. Kalau tidak siap bekerja dengan ikhlas, silakan menilai ulang pilihan berada di birokrasi,” pungkasnya.

Dengan perombakan ini, Pemerintah Kota Kendari menargetkan akselerasi pelayanan publik yang lebih transparan dan cepat sepanjang tahun 2026.

BACA JUGA :  Sinergi Kemendikdasmen dan Pemprov Sultra, Digitalisasi Ruang Kelas hingga Beasiswa Luar Negeri