Kendari, Berikabar.co – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR) berkomitmen penuh untuk meningkatkan kualitas pariwisata daerah. Visi besar Gubernur ASR ini diwujudkan melalui rencana pembangunan resort premium yang sejalan dengan konsep pariwisata terintegrasi dan berkelanjutan.
Pembangunan resort ini bukan hanya sekadar proyek, tetapi juga merupakan implementasi dari konsentrasi Gubernur ASR terhadap peningkatan kualitas infrastruktur. Hal ini mencakup tidak hanya pembangunan jalan umum, tetapi juga konektivitas yang menghubungkan titik-titik wisata strategis di seluruh Pulau Sulawesi.
“Dengan jarak yang sama, kalau di pulau jawa bisa ditempuh 11 jam, tapi kalau kita di Sultra mungkin bisa ditempuh 18 jam. Itu sudah pernah kita buat simulasi dengan google maps,” terang Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Sultra, Belli Harli Tombili.
Belli menjelaskan bahwa ide pembangunan resort premium oleh Gubernur ASR merupakan hasil pembicaraan dengan Gubernur Sulawesi Selatan, dengan harapan terjalin koneksi dengan wisata premium yang ada di provinsi lain. Ide ini semakin matang setelah Gubernur ASR mendapatkan inspirasi dari konsep dive resort di Wakatobi. Pemprov Sultra saat ini secara aktif mencari konsep dan investor yang tepat untuk segera memulai pembangunan.
Dinas Pariwisata Sultra telah mengidentifikasi beberapa titik potensial untuk investasi resort-resort premium, seperti di Pulau Panjang, Pulau Pendek, Pulau Liwutongkidi di Buton Selatan (Busel), Teluk Lande, dan beberapa titik di Pulau Siompu.
Gubernur ASR juga menekankan pentingnya pendekatan pembangunan yang terintegrasi lintas sektor. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam Sultra—mulai dari pertambangan, perikanan, pertanian, hingga pariwisata—perlu dikelola secara terpadu demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Konsep pariwisata terintegrasi dan berkelanjutan yang diusung mengedepankan pengembangan berbasis kawasan, meliputi integrasi aspek infrastruktur dasar, keberlanjutan dalam konteks sosial budaya, peningkatan kualitas SDM lokal, dan dukungan terhadap ekonomi kreatif.
Rencana ini bukan hanya ambisi lokal Sultra, melainkan komitmen regional. Pembangunan resort premium ini adalah wujud implementasi dari kesepakatan bersama antar Gubernur se-Sulawesi yang dicapai saat Gubernur ASR menjadi pemateri dalam seminar nasional “The Legend of Pongtiku” di Toraja, Sulawesi Selatan, pada Juli 2025 lalu.
Jika berjalan sesuai rencana, resort premium ini akan menjadi destinasi unggulan baru yang memperkuat citra Sultra sebagai daerah dengan pariwisata yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal. (Adv)





