Gubernur Andi Sumangerukka Wujudkan Layanan Kesehatan Bermutu, Fokus Penanggulangan Tuberkulosis

oleh -222 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) menjadikan sektor kesehatan sebagai salah satu dari empat program prioritas utama, sejalan dengan visi pembangunan yang berfokus pada pendidikan, infrastruktur, dan ketahanan pangan berbasis agromaritim. Komitmen ini diwujudkan melalui dorongan kuat terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bermutu, termasuk upaya serius dalam percepatan penanggulangan penyakit menular Tuberkulosis (TB) di Bumi Anoa.

Fokus penanggulangan TB ini menjadi sangat krusial mengingat tingginya kasus di Sultra. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Tenggara mencatat, jumlah pasien TB hingga Mei 2024 mencapai 2.204 orang, setelah sepanjang tahun 2023 tercatat 5.624 pasien. Data ini menempatkan Indonesia di peringkat kedua dunia, sehingga penanganan TB di tingkat daerah mutlak dilakukan.

Guna menekan angka kasus TB, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi Pemprov Sultra selalu dibarengi dengan skrining penyakit TB secara masif dan berkelanjutan. Inisiatif ini dirancang untuk mendeteksi kasus secara dini di tengah masyarakat.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra, dr. Asridah Mukaddim, menjelaskan ciri-ciri umum yang harus diwaspadai masyarakat sebagai indikasi tuberkulosis, yang menjadi dasar bagi tim kesehatan untuk melakukan skrining lanjutan.

“Biasanya batuk ini disertai dahak atau darah,” katanya, merujuk pada batuk berkepanjangan yang dialami seseorang selama lebih dari tiga minggu.

Selain batuk, gejala umum lainnya meliputi demam ringan secara terus menerus, berkeringat pada malam hari, hilangnya nafsu makan hingga terjadi penurunan berat badan, serta kelelahan.

dr. Asridah memastikan bahwa masyarakat dengan kondisi tersebut akan segera diarahkan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

Sebagai wujud nyata komitmen pelayanan kesehatan bermutu dari Gubernur ASR, seluruh proses penanganan TB di Sultra dijamin gratis. Layanan kesehatan TB di puskesmas maupun rumah sakit mencakup seluruh rangkaian, mulai dari skrining hingga pasien dinyatakan sembuh. Jaminan ini juga mencakup seluruh jenis pengobatan yang diberikan dari fasilitas kesehatan, baik itu sensitif obat maupun resisten obat.

BACA JUGA :  Menteri LHK Kunjungi Booth PT Vale pada Festival Peduli Sampah 2023

Oleh karena itu, warga diimbau untuk mendeteksi penyakit tuberkulosis sejak dini, baik dalam kegiatan CKG maupun pemeriksaan mandiri di puskesmas atau rumah sakit. Melalui kolaborasi antara pemerintah, fasilitas kesehatan, dan kesadaran masyarakat, Gubernur Andi Sumangerukka yakin Sultra dapat terus mempercepat penanggulangan TB dan mewujudkan lingkungan yang sehat bagi generasi penerus bangsa.

Komitmen ini membuktikan bahwa Pemerintah Provinsi Sultra tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga investasi jangka panjang dalam kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. (Adv)