Indosat Gelar Indonesia AI Day: Dorong Transformasi Ritel Lewat Kecerdasan Buatan dan IoT

oleh -295 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui Indosat Business menegaskan perannya sebagai katalis transformasi digital di sektor ritel dengan menyelenggarakan Indonesia AI Day for Retail Industry. Acara ini menjadi forum strategis untuk mendorong adopsi teknologi mutakhir seperti Kecerdasan Buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan konektivitas real-time di seluruh rantai nilai pelanggan (customer journey) sektor ritel.

Mengusung tema “Empowering Retail Indonesia’s Digital Transformation: From Business Insights to Storefront Impact-Harnessing AI to Power Indonesia’s Retail Future”, ratusan peserta dari berbagai segmen ritel, mulai dari e-commerce hingga lifestyle, hadir untuk membahas penguatan daya saing melalui AI.

Sektor ritel merupakan tulang punggung perekonomian nasional, menyumbang lebih dari 13% PDB dan menyerap lebih dari 20 juta tenaga kerja. Namun, tingkat digitalisasi yang masih rendah menjadikan transformasi berbasis AI sebagai kunci untuk mencapai efisiensi, personalisasi, dan daya saing.

Indosat Dorong Efisiensi dan Kolaborasi

Indosat menghadirkan solusi teknologi end-to-end, mencakup kampanye pemasaran personal, katalog produk digital, dan sistem pembayaran terintegrasi. Semua solusi ini dirancang untuk menciptakan pengalaman berbelanja yang lebih personal, aman, dan efisien.

Muhammad Buldansyah, Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan komitmen IOH untuk sektor ini.

“Dunia ritel berkembang semakin dinamis, dengan ekspektasi pelanggan yang terus meningkat sehingga menjadikan transformasi digital sebagai sebuah keharusan. Melalui Indonesia AI Day for Retail Industry, Indosat berkomitmen menyediakan solusi digital yang memperkuat pertumbuhan ritel nasional dan membuka peluang kolaborasi lintas sektor. Dengan implementasi AI berskala luas, Indosat mendorong pengelolaan ritel secara lebih efisien melalui solusi yang mudah diadopsi, sehingga dampaknya dapat dirasakan hingga ke gerai lengkap dengan peningkatan pengalaman pelanggan,” katanya.

BACA JUGA :  Seminar Kesehatan, Pentingnya Deteksi Dini Cegah Kanker Payudara dan Serviks

Digitalisasi ritel diproyeksikan tumbuh 15% pada 2024-2029, didorong oleh omnichannel commerce dan personalisasi berbasis AI. Hal ini sejalan dengan Visi Indonesia Emas 2045 yang didukung oleh perluasan akses terhadap e-payment.

Kolaborasi antara pelaku usaha dan mitra teknologi disambut baik oleh asosiasi industri. Budihardjo Iduansjah, Ketua Umum Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), menilai inisiatif ini sangat relevan.

“Industri ritel membutuhkan inovasi yang relevan untuk tetap kompetitif. Kolaborasi antara asosiasi, pelaku usaha, dan mitra teknologi seperti Indosat akan menjadi kunci dalam mengakselerasi pertumbuhan ritel Indonesia di era digital. Kami menyambut baik inisiatif ini sebagai fondasi bagi transformasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.”

Diskusi Strategis dan Pameran Solusi

Acara ini menghadirkan diskusi strategis bersama pelaku ritel terkemuka seperti Alfa Gift, Kawan Lama, dan Blibli. Sesi Executive Talkshow – Smart Retail in Action menampilkan pandangan dari Chandra Hermawan (Alfa Gift), Rudy A. Dalimunthe (Tokopedia & TikTok Shop), dan Edo Karensa (YCP Group).

Selain diskusi, acara juga menampilkan Solution Showcase yang memamerkan portofolio produk dan solusi teknologi inti Indosat. Indosat menekankan fokusnya pada penyatuan seluruh rantai operasional ritel dalam satu ekosistem digital terpadu, yang memungkinkan peritel beroperasi lebih efisien dan memberikan pengalaman belanja unggul.