Kendari, Berikabar.co – Hampir setiap hari terdengar suara live dari bangunan kios dengan ukuran 4 x 3 meter milik Hanny. Bangunan kios yang terletak di pinggiran Pasar Sentral Wua-Wua, merupakan salah satu pasar terlaris sebelum tahun 2010. Pasar Sentral Wua-Wua atau yang lebih dikenal dengan Pasar Baru sudah tidak seramai dulu lagi, setelah kebakaran terjadi di akhir 2010.
Hanny, salah seorang pengusaha UMKM yang fokus pada pakaian balita sudah menjadwalkan waktu live-nya atau siaran langsung guna menjangkau pasar online. Ia pun bertutur bahwa tidak semua pelanggannya berasal dari Kota Kendari. Ya, di era yang semakin berkembang saat ini, jika ingin usaha yang ditekuni semakin maju, maka harus mampu untuk bergerak dan hijrah ke digitalisasi.
Diceritakannya bagaimana ia mulai merintis usaha pakaian anak-anak yang telah dibangun sejak 2020 lalu. Ia memiliki kios offline yang sangat sederhana namun mimpinya tidak sesederhana bangunan kiosnya.
“Saya buka ini usaha tahun 2020, pasar sentral sudah sepi memang, tapi prinsipku ini (bangunan kios) sebagai tempat simpan barangku saja, karena saya memang mau jualan online, jadi biar sepi saya yakin jualanku akan tetap laku karena saya lebih fokus ke online,”katanya sambil merapikan jualan pasca live yang dilakukannya usai.
Ia sadar jika ingin terus berkembang maka usaha yang dibangunnya di tengah sepinya kondisi pasar sentral dan jualan offline, maka digitalisasi atau pasar online menjadi solusi tepat. Tidak ada yang tidak mungkin jika mau terus berusaha, lanjutnya. Namun, untuk mendukung agar siaran langsung yang dilakukannya tetap stabil, maka koneksi jaringan internet menjadi senjata pamungkas.
“Sebenarnya yang paling penting kalau menjual online begini itu jaringan harus stabil, karena pada saat live kalau jaringannya ngeleg itu mempengaruhi juga penonton, orang tidak suka kalau ngeleg atau putus-putus,” ujarnya.

Dikatakannya bahwa Hifi dari Indosat merupakan salah satu solusi tepat agar bisa terus menikmati jaringan internet terbaik yang dapat meningkatkan performa kios online miliknya.
“Bagusnya ini kalau kita pakai Hifi Indosat, biar pemadaman lampu bisa tetap online karena ada ji powerbank, jadi kalau sudah terlanjur saya live bisa tetap saya lanjutkan, kalau saya pake internet yang disambung langsung (gunakan kabel), saat lampu padam tidak bisa saya lanjut live-ku,” katanya.
“Selama saya pakai, alhamdulillah jaringannya selalu stabil, biasa juga anakku da sambung ji ke Hifi tetap masih stabil dan lancar live-ku,” sambungnya.
Diakuinya hingga saat ini, pelanggannya juga terus bertambah, bahkan ada yang berada di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng). “Hampir tiap hari pasti saya live karena tambah sering live penonton semakin banyak yang gabung, jadi berpotensi untuk terus menambah pelanggan baru. Sekarang tidak hanya di Sultra saja pelangganku, sudah ada yang di Morowali juga,”tandasnya.
Setelah melakukan live, biasanya pengantaran untuk dalam kota bisa mencapai hingga sepuluh titik, namun di luar kota lain lagi. “Kalau ramai-ramainya penonton untuk dalam kota bisa dapat 10 titik atau lebih, kalau di luar kota saya kirim lewat POS,” katanya.
Berbeda lagi dengan cerita Sari, seorang pengusaha UMKM kuliner yang menjajakan jualannya dari rumah.
“Sebagai pedagang rumahan yang memasarkan produk secara online, saya sangat terbantu dengan adanya jaringan internet khususnya modem hifi air ini,” ujarnya.
Ia bertutur bahwa jaringan stabil dari Hifi menjadi penunjang saat ia melakukan promosi jualan secara online. “Jaringan yang stabil untuk mendukung berbagai kegiatan bisnis saya seperti promosi, penjualan di media sosial, dan pelayanan pelanggan secara online.,” katanya
Sari yang kadang berpindah tempat dari Kota Kendari ke Kabupaten Konawe, tentu merasa puas dengan layanan Hifi Air Indosat karena sangat simpel dan mudah untuk dibawa-bawa.

“Modem ini juga sangat fleksibel yang mudah dibawa kemana saja, ringan, dan tidak memakan banyak tempat jika dibawa, yang paling penting tidak perlu lagi adanya instalasi kabel sehingga lebih praktis dan mudah di gunakan dimana saja dan kapan saja,” tuturnya.
Sementara itu, Nur Eni, seorang pekerja swasta juga menuturkan pengalamannya selama menggunakan Hifi Air. Menurutnya, penggunaan modem ini banyak membantu dirinya untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaannya dari rumah.
“Penggunaan saya sebagai penggunaan utama yang digunakan untuk beberapa kebutuhan saya seperti streaming, kerja, gaming, belajar online dan komunikasi,” terangnya kepada berikabar.co melalui sambungan telepon.
Lanjutnya, penggunaannya memang baru beberapa bulan tapi sudah sangat merasakan manfaatnya. “Saya telah menggunakan Hifi Air sejak Maret 2025, sangat membantu ketika ada pekerjaan saya yang belum selesai dan saya bawa ke rumah karena jaringannnya selalu stabil,” ujarnya.
Selain pratis dan bisa dibawa kemana saja, alasan Nur Eni menggunakan model Hifi dari Indosat ini karena kuota yang digunakan juga lebih murah jika dibandingkan dengan penyedia lain.
“Praktis dan murah makanya saya berencana untuk berlangganan dalam waktu yang lebih lama. Saya biasa membeli dengan harga 86 ribu dan bisa mendapatkan 125 GB untuk 28 hari, biasanya masa aktifnya habis tapi kuotanya masih ada karena memang semurah itu namun bisa dapat kuota yang banyak,” tukasnya.
Ditambahkannya pula bahwa saat digunakan bersama-sama, jaringan dari Hifi Air tetap stabil. “Saya biasa gunakan paling banyak itu sampai 10 pengguna dalam waktu bersamaan tapi kecepatannya masih stabil, sehingga saya dan keluarga selalu merasa puas dengan layanan internet dari Hifi Air,” tambahnya.
Dijelaskan Herman Usman, VP Head Sales Brand 3 Region Sulawesi bahwa Indosat HiFi by Indosat Ooredoo Hutchison kini hadir membawa solusi internet rumah unlimited yang dirancang untuk mengoptimalkan beragam aktivitas digital penggunanya. Dimana, layanan ini menawarkan kemudahan dan fleksibilitas, memungkinkan konektivitas yang bisa dibawa ke mana saja sesuai kebutuhan mobilitas pengguna.
“Paket paling besar yang ditawarkan yakni 500 GB dengan harga Rp250.000 untuk penggunaan satu bulan penuh,” terangnya.
Selain itu, Indosat HiFi juga menyediakan paket-paket yang lebih terjangkau, mulai dari 75 GB seharga Rp75.000 dan 125 GB dengan harga Rp100.000, keduanya berlaku untuk satu bulan. Pilihan paket ini memberikan fleksibilitas bagi pelanggan untuk memilih sesuai dengan volume penggunaan internet harian.
Ditegaskannya pula kecepatan internet diambil dari kuota yang tersedia, memastikan pengalaman browse dan streaming yang lancar tanpa hambatan kecepatan. “Keunggulan lain dari modem Indosat HiFi adalah tidak adanya pembatasan kecepatan,” tegasnya.
Lanjutnya, modem Hifi ini mampu diakses hingga 35 pengguna secara bersamaan, menjadikannya solusi ideal untuk keluarga besar atau lingkungan kerja kolaboratif.

“Dengan jangkauan sinyal antara 10 hingga 20 meter, Indosat HiFi memastikan koneksi yang stabil di berbagai sudut rumah atau kantor. Ini memungkinkan setiap anggota keluarga atau tim dapat menikmati akses internet yang cepat dan andal, mendukung berbagai aktivitas digital mulai dari bekerja, belajar, hingga hiburan,” tandasnya.
Swandi Tjia selaku EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison menjelaskan bahwa Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memiliki komitmen untuk terus menghadirkan pengalaman yang mengesankan bagi seluruh pelanggan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui layanan Indosat HiFi yang dirancang untuk menjangkau masyarakat di wilayah dengan kebutuhan internet cepat namun memiliki keterbatasan infrastruktur, baik di desa maupun kawasan perkotaan padat penduduk.
Menurutnya, Indosat melalui Hifi Air terus mendorong agar UMKM juga terus maju seiring dengan berkembangnya pula digitalisasi yang saat ini sudah menjadi tuntutan.
“Layanan ini diharapkan menjadi pendorong terbentuknya ekosistem digital yang inklusif, meliputi UMKM sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis konektivitas di seluruh Indonesia,” terangnya kepada Berikabar.co.
Sejalan dengan komitmen mendukung UMKM,lanjut Swandi Indosat mendukung pengembangan komunitas lokal hingga ke wilayah prioritas pembangunan nasional, seperti yang telah dilakukan berikut:
- AI Experience Center di Jayapura yang hadir dengan berbagai fasilitas, mulai dari ruang pelatihan, hingga akses ke platform pembelajaran digital yang dapat dimanfaatkan oleh pelajar, tenaga kesehatan, maupun komunitas lokal.
- IDCamp merupakan program beasiswa yang ditujukan untuk menyiapkan talenta digital muda, khususnya developer dan programmer, melalui pelatihan di bidang AI dan otomasi dengan standar sertifikasi internasional. Hingga kini, lebih dari 270.000 peserta telah mendapat manfaat dari program ini.
- SheHacks adalah inisiatif pemberdayaan perempuan berbasis teknologi yang sudah melibatkan lebih dari 34.000 pelaku usaha perempuan di berbagai daerah, dengan tujuan mempercepat transformasi digital sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi.
- GenSi (Generasi Terkoneksi) hadir untuk memperluas literasi digital di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses teknologi. Program ini telah dilaksanakan sejak 2024 di Minahasa Utara dan Sorong, Papua, dan pada 2025 diperluas ke Maumere, Nusa Tenggara Timur.
Dikatakannya pula bahwa berbagai program yang telah dirancang di atas menjadi bentuk perhatian serius dari Indosat untuk terus meningkatkan UMKM dan membangun Indonesia. “Inovasi layanan seperti Indosat HiFi dan inisiatif lainnya, menjadi wujud komitmen Indosat dalam mendorong pemerataan akses digital, sejalan dengan tujuan besar perusahaan untuk memberdayakan Indonesia,” pungkasnya.







