Sinergi Kementan-Polri Hasilkan Peningkatan Produksi Jagung dan Ketahanan Pangan Nasional

oleh -339 Dilihat

Grobogan, Berikabar.co  – Menteri Pertanian, Andi Amran, mengungkapkan bahwa produksi jagung di Indonesia mengalami peningkatan signifikan berkat keterlibatan aktif Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Peningkatan ini merupakan hasil dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani antara Menteri Amran dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.

“Begitu ditandatangan, produksi langsung naik, Pak. Jadi hari itu juga langsung naik. Tahu dampaknya, Pak? Ini dulu begitu ditandatangan, 25 April. Pas di hari ulang tahun saya, kurang dua hari ditandatangan MOU, langsung produksi naik,” ujar Menteri Amran pada Rabu (9/7/2025). Ia menjelaskan bahwa peningkatan produksi jagung ini terjadi karena distribusi benih menjadi tepat sasaran dan kasus pencurian alat mesin pertanian berkurang drastis, dampak langsung dari keterlibatan Polri.

Menteri Amran sangat mengapresiasi Kapolri beserta jajarannya atas partisipasi mereka dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Ia mencontohkan bagaimana aduan terkait penyalahgunaan pupuk di Jawa Tengah langsung ditindaklanjuti oleh Kapolda, sehingga masalah yang kerap dihadapi petani tersebut dapat teratasi. Menurutnya, kerja keras Polri sangat membantu membenahi tata kelola pertanian secara menyeluruh.

Dalam upaya mencapai swasembada pangan, Menteri Pertanian menyebutkan bahwa ia mendapatkan target yang lebih tinggi dari Presiden Prabowo Subianto. Target ambisius tersebut, menurut Amran, dapat disanggupi berkat adanya dukungan penuh dari Kapolri dan seluruh jajaran kepolisian. “Bisa nggak kira-kira bagaimana kalau kita swasembada pangan 1 tahun. Hari ke-45. Kira-kira kita mau bilang apa sebagai pembantu. Namanya pembantu, ya tidak ada kata lain siap seperti kepolisian,” kata Menteri Amran.

Pada kesempatan ini, Menteri Amran turut menghadiri kegiatan penanaman jagung kuartal III yang tersebar di 36 wilayah Indonesia dengan total lahan seluas 795.339,53 hektare. Penanaman simbolis dilakukan di Hutan Selo Lestari, Desa Selojari, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dipimpin langsung oleh Kapolri. Sementara itu, penanaman di daerah lainnya dilaksanakan serentak dan terhubung secara daring.

BACA JUGA :  Jaga Stabilitas Pangan, Satgas Saber Polda Sultra Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Baruga

Lahan di wilayah hukum Polda Jawa Tengah yang ditanami jagung memiliki luas 38.750,14 hektare, terdiri dari 36.287 hektare lahan produktif dan 2.463,14 hektare lahan perhutanan sosial. Lahan ini akan dikelola oleh 220 petani binaan polres hingga polsek yang terlibat dalam penanaman dan perawatan jagung hingga masa panen.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo di Jawa Tengah menjelaskan, “Pada kuartal III tahun 2025, dilakukan penanaman pada lahan seluas 168.432,23 Hektar, terdiri dari 117.510,29 Hektar lahan perhutanan sosial yang sudah ditanami, serta 48.082,40 Hektar lahan produktif dan 2.839,54 Hektar lahan perhutanan sosial yang akan dilakukan penanaman pada hari ini.” Acara penanaman jagung ini juga dihadiri oleh Ketua Komisi IV Siti Hediati Soeharto dan Menteri Perhutanan Raja Juli Antoni, menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.