Kendari, Berikabar.co – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) hari ini menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) tahun 2025. Pertemuan ini menitikberatkan pada peningkatan kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan. Rakernis ini mengusung tema “Penguatan Peran Ditbinmas Polda Sultra dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan melalui Sinergi Stakeholder dalam Rangka Tercapainya Swasembada Pangan di Wilayah Sulawesi Tenggara.”
Acara Rakernis dibuka secara resmi oleh Direktur Binmas (Dirbinmas) Polda Sultra, Kombes Pol Antonius Danang Heru Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., didampingi oleh Kasubdit AKBP Yusuf Mars, S.H., dan Kompol Susanto. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Kasatbinmas, personel Binmas Polda Sultra, serta para Bhabinkamtibmas dari seluruh wilayah hukum Polda Sultra, dengan tujuan memperdalam pemahaman dan memperkuat sinergi dalam program ketahanan pangan strategis ini.
Dalam sambutannya, Dirbinmas menegaskan pentingnya keterlibatan aktif personel Binmas, termasuk para Bhabinkamtibmas, dalam menyukseskan program ketahanan pangan pemerintah. “Personel Binmas harus terlibat aktif dan turut serta dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan,” ungkapnya. Ini menjadi bagian esensial dari upaya Polri dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Dirbinmas memberikan instruksi khusus kepada para Kasatbinmas. Mereka diminta untuk mengarahkan Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing agar mendata dan memahami informasi terkait kelompok tani serta luas lahan pertanian, khususnya tanaman jagung. Data ini dianggap krusial sebagai dasar pendekatan dan kolaborasi antara kepolisian, petani, dan pemangku kepentingan terkait lainnya.
Rakernis juga menghadirkan akademisi sebagai narasumber, yaitu Prof. Dr. Ir. Halim, S.P., M.P., IPU, seorang dosen Agroteknologi dari Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO). Kehadiran beliau memberikan perspektif ilmiah dan strategi implementatif dalam pengembangan pertanian berkelanjutan. Melalui pelibatan berbagai unsur ini, Ditbinmas berharap sinergi lintas sektor dapat mendorong Sulawesi Tenggara menuju pencapaian swasembada pangan yang kokoh dan berkelanjutan.





