Kendari, Berikabar.co — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara bekerja sama dengan Departemen Organisasi, Sumber Daya Manusia, dan Budaya (DOSB) OJK Pusat serta Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sultra menyelenggarakan kegiatan donor darah bertempat di Gedung Learning Center OJK Sultra. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi nyata program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), sekaligus bentuk tanggung jawab sosial OJK kepada masyarakat.
Dengan mengusung slogan “Setetes Darah, Sejuta Harapan”, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap tetes darah yang disumbangkan bisa menjadi harapan hidup bagi mereka yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai refleksi nilai-nilai kelembagaan OJK.
“Sebagai institusi yang menjaga stabilitas sistem keuangan, OJK memahami pentingnya ketahanan dan keberlanjutan. Donor darah mencerminkan kedua nilai tersebut—memberikan harapan dan kehidupan bagi sesama,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga memperkuat budaya kepedulian di lingkungan kerja OJK. “Pegawai yang sehat dan memiliki empati akan lebih baik dalam melayani publik,” tambahnya. Ia juga menyebut bahwa dengan target 125 kantong darah, kontribusi ini diharapkan mampu mendukung ketahanan sistem kesehatan masyarakat Sulawesi Tenggara di tengah berbagai tantangan kesehatan global.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Unit Transfusi Darah PMI Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Erik Sam, turut memberikan edukasi kepada para peserta dan tamu undangan mengenai pentingnya menjaga rutinitas donor darah. Ia menyebutkan bahwa kebutuhan darah di Sultra mencapai 1.500 kantong per bulan dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi secara rutin dalam aksi kemanusiaan ini.
Kegiatan donor darah ini diikuti oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan lembaga jasa keuangan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulawesi Tenggara, aparatur pemerintah daerah, kepolisian, mahasiswa, serta masyarakat umum. Partisipasi yang tinggi menunjukkan antusiasme dan kepedulian yang kuat dari para peserta.
Menutup sambutannya, Bismi Maulana Nugraha mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendonor.
“Kami sangat mengapresiasi keberanian dan ketulusan para pendonor. Setiap tetes darah yang disumbangkan adalah investasi kemanusiaan yang nilainya tidak ternilai,” tutupnya.





