Kendari, Berikabar.co – Indosat Ooredoo Hutchison menegaskan komitmennya untuk tidak melupakan pembangunan infrastruktur jaringan di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di Sulawesi Tenggara (Sultra). Indosat menyatakan bahwa daerah-daerah ini menjadi prioritas dalam rencana ekspansi mereka, sejalan dengan upaya pemerataan akses digital di seluruh Indonesia.
Beni Iskandar, SVP Head of Region Sulawesi Indosat Ooredoo Hutchison, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan mendalam terkait potensi kerja sama dan strategi pembangunan di wilayah 3T Sultra. “Indosat juga tetap memprioritaskan untuk wilayah 3T yang ada di Sultra,” ujar Beni. Pemetaan ini mencakup identifikasi kebutuhan komunikasi masyarakat, kondisi geografis, serta potensi kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat pembangunan.
Menurut Beni, meskipun komitmen untuk membangun di wilayah 3T sudah kuat, proses implementasinya memerlukan tahapan yang matang. Pembangunan infrastruktur di daerah-daerah tersebut memiliki tantangan tersendiri, mulai dari aspek logistik hingga perizinan. “Hanya saja untuk proses pembangunannya butuh tahapan yang masih akan dilewati,” jelasnya.
Meski demikian, Indosat memastikan bahwa rencana pembangunan di wilayah 3T tidak akan terlupakan dan akan tetap dijalankan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Tahapan-tahapan yang dimaksud mencakup persiapan teknis, perizinan, hingga pelaksanaan konstruksi di lapangan. Indosat berkomitmen untuk mengatasi setiap tantangan demi mewujudkan akses internet yang merata.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Indosat dalam mendukung program pemerintah untuk mengurangi kesenjangan digital, khususnya di daerah-daerah pelosok. Dengan memperluas jangkauan layanan ke wilayah 3T, Indosat berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui akses informasi dan konektivitas digital yang lebih baik.





