Kendari, Berikabar.co – Gelaran Sultra Maimo 2025 yang digelar oleh Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara (BI Sultra) menjadi wadah promosi dan pemberdayaan bagi lebih dari 50 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem digital sekaligus mendorong transaksi non-tunai di masyarakat.
Kepala BI perwakilan Sultra, Edwin Permadi, mengungkapkan bahwa keterlibatan UMKM dalam Sultra Maimo 2025 merupakan bagian dari upaya BI dalam mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran. “UMKM yang terlibat dalam Sultra Maimo 2025 sekitar 50 lebih. Selain itu, Dekranasda juga terlibat. Bagaimana kita koordinasi dan bersinergi semua,” terangnya, Selasa (17/6/2025).
Selain menjadi ajang promosi produk lokal, acara ini juga dirancang untuk memberikan pengalaman menarik bagi pengunjung. Salah satu daya tariknya adalah pemberian kopi gratis sebanyak 500 gelas setiap hari, yang secara konsisten dibagikan selama kegiatan berlangsung. Hal ini tidak hanya memberi hiburan, tapi juga mendukung promosi kopi lokal Sultra.
Tak hanya kopi gratis, Sultra Maimo 2025 juga menghadirkan berbagai diskon menarik untuk menarik minat belanja masyarakat. Diskon ini diberikan oleh pelaku UMKM yang telah menerapkan sistem pembayaran digital, sebagai insentif bagi konsumen yang menggunakan transaksi non-tunai.
BI Sultra mendorong masyarakat untuk semakin terbiasa menggunakan alat pembayaran digital seperti QRIS dalam setiap transaksi. Edwin Permadi menegaskan bahwa upaya ini sejalan dengan misi Bank Indonesia dalam mewujudkan inklusi keuangan dan efisiensi ekonomi melalui digitalisasi.
Dengan kolaborasi erat antara BI Sultra, Dekranasda, dan pelaku UMKM, Sultra Maimo 2025 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperluas pemanfaatan ekonomi digital di daerah. Dukungan masyarakat terhadap produk lokal dan transaksi non-tunai menjadi kunci keberlanjutan kegiatan serupa di masa mendatang.





