Kendari, Berikabar.co – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara turut ambil bagian dalam gelaran Sultra Maimo 2025 yang akan diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sultra pada 20–22 Juni 2025 di The Park Kendari. OJK hadir tidak hanya sebagai pendukung kegiatan, tetapi juga membawa berbagai program literasi dan layanan keuangan langsung kepada masyarakat.
Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, menjelaskan bahwa pihaknya menghadirkan layanan edukasi keuangan terpadu, termasuk sosialisasi perlindungan konsumen serta fasilitasi akses pembiayaan bagi UMKM melalui lembaga jasa keuangan resmi yang telah berizin. Langkah ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan layanan keuangan yang aman dan terpercaya.
“Partisipasi kami di Sultra Maimo 2025 merupakan bentuk nyata dari komitmen OJK dalam membangun masyarakat yang lebih melek keuangan, khususnya pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” ungkap Bismi, Jumat (20/6/2025).
OJK juga mendukung fokus digitalisasi yang diusung oleh Bank Indonesia dalam acara ini. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan mengadakan edukasi mengenai keamanan transaksi digital dan kampanye anti investasi ilegal, yang belakangan semakin marak menjerat masyarakat, terutama di daerah-daerah yang belum terpapar literasi digital secara memadai.
Selain itu, OJK Sultra turut mengapresiasi pendekatan holistik yang diangkat dalam Sultra Maimo 2025. Menurut Bismi, acara ini tidak hanya berfokus pada transaksi ekonomi, tetapi juga menekankan peningkatan literasi keuangan masyarakat. Sinergi antar-lembaga diperkuat melalui integrasi program BI seperti Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dengan program OJK Yuk Nabung dan Ayo Berasuransi.
“Kolaborasi semacam ini penting untuk menciptakan sinergi yang optimal. Kami ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan keuangan yang baik harus dimulai dari sekarang, dengan menabung, memahami risiko, dan melindungi diri melalui asuransi,” tegasnya.
Bismi menambahkan bahwa kehadiran OJK di Sultra Maimo 2025 bukan sekadar sosialisasi, tetapi juga edukasi yang aplikatif. Pengunjung dapat langsung berkonsultasi dengan tim OJK, mendapat informasi produk keuangan yang sesuai kebutuhan, dan mengenal cara membedakan layanan keuangan legal dan ilegal secara langsung di booth edukasi OJK.
“Kolaborasi strategis antara OJK dan BI dalam Sultra Maimo 2025 merupakan wujud komitmen bersama membangun ekosistem keuangan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Kami optimis kegiatan ini akan menjadi momentum transformatif bagi perekonomian Sulawesi Tenggara dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bismi.





