Sultra Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis untuk Peningkatan Gizi Masyarakat

oleh -354 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), bersama dengan Anggota Komisi IX DPR RI, Ahmad Safei, dan Badan Gizi Nasional Republik Indonesia (RI), menggelar sosialisasi mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra pada hari Senin, 17 Maret 2025, dihadiri oleh perwakilan dari pemerintah kabupaten/kota se-Sultra.

Dalam acara tersebut, Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu inisiatif strategis dari Presiden dan Wakil Presiden RI untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Program ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam perbaikan gizi masyarakat Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara.

Tujuan utama dari program MBG adalah untuk mengatasi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui, serta meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh tanah air. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi dengan lebih merata.

“Mencermati manfaat besar yang akan diperoleh masyarakat dengan adanya program Makan Bergizi Gratis, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota tentu saja siap untuk mensukseskan program ini di Sulawesi Tenggara,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka. Dukungan penuh dari pemerintah daerah diharapkan dapat memaksimalkan keberhasilan program ini.

Sebagai bagian dari dukungannya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah melakukan uji coba program MBG di beberapa sekolah, seperti SMA, SD, dan SMP. “Alhamdulillah, uji coba ini berjalan dengan baik dan menunjukkan hasil yang positif. Anak-anak sangat antusias mengikuti program ini, begitu juga dengan orang tua siswa yang menyambutnya dengan baik,” tambah Gubernur.

Meskipun program ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat, muncul berbagai pertanyaan, baik dari segi pelaksanaan maupun dampaknya. Sejak diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto, program Makan Bergizi Gratis memunculkan berbagai reaksi, baik yang mendukung maupun yang meragukan efektivitasnya di tingkat daerah.

BACA JUGA :  Komisi II DPR RI Berkunjung di Sultra Pastikan Kesiapan Jelang Pilkada

Untuk itu, Gubernur Andi Sumangerukka menekankan pentingnya pemahaman yang jelas dan menyeluruh mengenai program MBG bagi semua pihak terkait. Menurutnya, diperlukan pengetahuan yang lebih dalam agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar sesuai dengan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai oleh program ini.

Salah satu pertanyaan yang muncul, khususnya di Sulawesi Tenggara, adalah mengenai bagaimana skema penyaluran makanan bergizi gratis kepada masyarakat yang tinggal di daerah kepulauan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri mengingat kondisi geografis Sulawesi Tenggara yang terdiri dari banyak pulau dan daerah pesisir yang sulit diakses, terutama pada musim-musim tertentu.

 “Untuk itu, kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional, sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program MBG. Dengan sosialisasi ini, kami berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat dan memastikan program ini dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran,” tutup Gubernur Sultra.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mendukung inisiatif nasional dalam menanggulangi masalah gizi buruk dan stunting. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami tujuan dan manfaat dari program tersebut, serta berpartisipasi aktif dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sehat pada tahun 2045.