Makassar, Berikabar.co – Dalam semangat bulan Ramadan yang penuh makna, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari Grup MIND ID, mengadakan acara buka puasa bersama media sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat hubungan kemitraan strategis. Selain itu, acara ini juga menggambarkan peran PT Vale dalam menghadapi tantangan global dan nasional melalui praktik pertambangan berkelanjutan.
Acara tersebut mencerminkan dukungan PT Vale terhadap Sustainable Development Goal (SDG) 17, yang berkaitan dengan kemitraan, dan juga menunjukkan keselarasan dengan visi besar Asta Cita Presiden terpilih Prabowo Subianto. Khususnya, dalam mendorong kemandirian ekonomi nasional, hilirisasi industri berbasis sumber daya alam, serta percepatan transisi menuju energi hijau.
Dalam sambutannya, Direktur & Chief Operation and Infrastructure Officer PT Vale, Abu Ashar, menegaskan bahwa perusahaan kini tidak hanya fokus pada pembangunan proyek tambang, tetapi juga berkontribusi dalam membangun fondasi masa depan Indonesia dalam ekosistem global kendaraan listrik dan energi hijau.
“Melalui proyek strategis seperti IGP Pomalaa, IGP Morowali, dan HPAL Sambalagi, kami memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok critical minerals global, yang menjadi kunci dalam transisi energi dunia. Ini adalah kontribusi nyata Indonesia untuk dunia, dan PT Vale siap menjadi ujung tombaknya,” kata Abu.
Dengan investasi miliaran dolar AS dan kemitraan global bersama Huayou, Ford, dan GEM, PT Vale memastikan bahwa proyek-proyek ini dijalankan dengan prinsip keberlanjutan yang kuat sejak tahap awal. Hal ini termasuk upaya mencapai net zero emission serta pengutamaan teknologi ramah lingkungan.
Lebih lanjut, Abu menegaskan bahwa prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) bukan sekadar pelengkap, melainkan menjadi fondasi utama dalam seluruh operasional perusahaan. “Kami percaya bahwa pertambangan yang bertanggung jawab adalah satu-satunya cara untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia dan dunia. Ini adalah komitmen kami untuk generasi yang akan datang,” tambahnya.
Saat ini, PT Vale tengah aktif melakukan rehabilitasi lahan pascatambang, konservasi biodiversitas, serta berinvestasi secara berkelanjutan di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.
Head of Corporate Communications PT Vale, Vanda Kusumaningrum, menekankan pentingnya media sebagai mitra strategis perusahaan dalam menciptakan pertambangan yang transparan, bertanggung jawab, dan berbasis dialog terbuka. “Media tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga membangun persepsi publik dan menjaga akuntabilitas industri. Kami mengundang media untuk terus bersama kami, menjadi jembatan antara masyarakat, industri, dan negara,” ungkap Vanda.
Acara buka puasa ini bukan hanya sekadar kesempatan untuk bersilaturahmi, tetapi juga sebagai wadah untuk dialog terbuka mengenai masa depan pertambangan Indonesia yang lebih adil, hijau, dan inklusif. PT Vale berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi, tidak hanya demi keberlanjutan bisnis, tetapi juga demi masa depan Indonesia sebagai pemimpin dalam ekonomi hijau global.





