PLN Luncurkan Program Light Up The Dream, Sambungkan Listrik Gratis untuk 2.597 Rumah Tangga

oleh -398 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co – PT PLN (Persero) kembali melanjutkan komitmennya untuk memberikan akses listrik kepada masyarakat kurang mampu melalui program Light Up The Dream. Pada Senin, 10 Maret 2025, perusahaan negara ini melakukan penyalaan serentak sambungan listrik gratis untuk 2.597 rumah tangga prasejahtera. Program ini merupakan hasil donasi dari pegawai PLN dan juga menjadi momen berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan 1446 H. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2020, program ini telah berhasil menyambungkan listrik ke 32.275 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.

Keberadaan program ini memberikan dampak positif bagi banyak keluarga yang sebelumnya belum bisa menikmati fasilitas listrik. Salah satunya adalah Ferra Rostika, seorang warga Desa Neusu Jaya, Banda Aceh. Ferra mengungkapkan kebahagiaannya setelah ia dan keluarganya bisa menikmati listrik dari PLN, yang sebelumnya hanya mengandalkan aliran listrik dari tetangga. “Syukur alhamdulillah, saya tidak bisa berkata-kata. Anak-anak sekarang bisa belajar di malam hari, semoga PLN terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya dengan penuh haru.

Cerita serupa juga datang dari Nenek Rusmini, warga Lubuk Linggau Selatan, Sumatera Selatan. Nenek berusia 86 tahun ini merasa sangat terbantu dengan penyalaan listrik di rumahnya. Sebelumnya, Rusmini harus mengandalkan lilin untuk penerangan dan sering kesulitan untuk melakukan aktivitas seperti memasak di malam hari. “Sekarang alhamdulillah, rumah saya sudah terang. Terima kasih PLN, semoga berkah bagi semuanya,” ungkapnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Selain di wilayah Barat, program ini juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Indonesia Timur. Seperti yang dialami oleh Catarina, warga Kelurahan Naioni, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kehadiran listrik di rumahnya tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga membuka peluang bagi keluarganya untuk meningkatkan kesejahteraan. Catarina menambahkan, “Kami sangat bersyukur bisa merasakan listrik di bulan Ramadan ini. Anak-anak bisa belajar dengan nyaman, dan kami bisa menambah peralatan untuk usaha jualan es.”

BACA JUGA :  Telkomsel Catat Pertumbuhan Trafik Broadband 17,95 Persen Selama Moment Natal dan Tahun Baru 

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menjelaskan bahwa program Light Up The Dream adalah wujud nyata komitmen PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan dan pemerataan akses listrik di Indonesia. Program ini dilaksanakan secara reguler dan melibatkan pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat prasejahtera mendapatkan sambungan listrik secara gratis.

Didi juga mengapresiasi para pegawai PLN yang telah berkontribusi untuk kelancaran program ini. “Pada program Light Up The Dream kali ini, sebanyak 2.597 sambungan listrik telah berhasil terpasang. Sehingga, hingga Maret 2025, jumlah sambungan listrik untuk keluarga prasejahtera yang didanai pegawai PLN mencapai 32.275 sambungan,” ujar Didi.

Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti, menambahkan bahwa keberhasilan program ini juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik di tingkat pusat maupun daerah. Edi berharap program ini terus berkembang, sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang bisa merasakan manfaat dari adanya listrik. “Kami juga berharap program ini terus didorong untuk membantu perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Edi.

Program Light Up The Dream juga merupakan bagian dari upaya PLN dalam mendukung pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di seluruh Indonesia. Dengan hadirnya listrik, PLN berharap dapat memperbaiki kualitas hidup masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang selama ini belum terjangkau listrik.