Kendari, Berikabar.co – otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya untuk memberikan perlindungan kepada nasabah dan masyarakat agar terhindar dari penipuan yang berkedok. Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait Indonesia Anti Scam Center (Pusat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan).
Dikatakan Bismi bahwa saat ini penipuan kian marak terjadi dengan modus yang semakin canggih pula, jika dulu penipuan hanya dilakukan melalui pesan singkat, saat ini kasus penipuan bisa menirukan suara hingga menggunakan wajah seseorang untuk mengelabui targetnya.
“Sebenarnya sudah banyak yang dilakukan OJK pusat hingga ke daerah-daerah, salah satunya peluncuran Anti Scam Center (ASC) ini yang sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk menangani kasus penipuan,” kata Bismi saat ditemui di Kantor OJK Sultra, Jumat (21/2/2025).
Ia pun menjelaskan untuk Anti Scam Center ini pihaknya bahkan bekerja sama dengan Satgas Pasti dan beberapa industri jasa keuangan , beberapa pembayaran sistem keuangan atau e-commerce bahkan OJK memiliki cyber patrol untuk bisa memastikan proses penipuan bisa termitigasi.
“Sudah ada beberapa aplikasi untuk mendeteksi terkait proses penipuan melalui AI, OJK juga memiliki aplikasi-aplikasi yang ada di market. ASC kita bantu sosialiasikan kepada masyarakat agar penangananya sangat cepat, perlu melaporkan ada penipuan biasa dari pihak ASC langsung merespon dan beberapa saat sehari atau dua hari langsung melakukan pemblokiran terhadap rekening pelaku,” jelasnya.
Ia pun berharap melalui terobosan-terobosan yang dilakukan OJK bisa terus membantu masyarakat agar terhindar dari berbagai macam penipuan yang dilakukan oleh oknum tertentu.





