Dukung Hilirisasi Industri, PLN dan Pemda Morowali Bersinergi Bangun Infrastruktur Ketenagalistrikan

oleh -158 Dilihat

Morowali, Berikabar.co – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali bersinergi dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk menyediakan kebutuhan listrik kawasan industri smelter di Kabupaten Morowali guna mendukung program hilirisasi industri pemerintah.

General Manager PLN UIP Sulawesi, Defiar Anis menjelaskan perlunya kesiapan dan dukungan dari seluruh pihak baik masyarakat, pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum untuk mendukung program hilirisasi industri tersebut.

“Salah satu yang dibutuhkan adalah terkait kesiapan infrastruktur ketenagalistrikan. Saat ini PLN sedang membangun Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV di Kab. Morowali” tutur Anis.

Ia melanjutkan bahwa SUTT ini sudah dalam tahap pra-konstruksi dan pembebasan lahan. “Pembangunan yang direncanakan memiliki 109 Tower Transmisi ini statusnya sudah sebanyak 87 Titik Tower yang telah bebas lahannya dan sisanya sedang dalam proses pembebasan lahan. Pekerjaan ini direncanakan rampung pada tahun 2024” lanjut Anis.

Bupati Morowali, Drs. H. Taslim selaku Pemerintah Daerah Kab. Morowali menyatakan dukungannya dengan bersinergi dengan PLN dalam proses Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan (PIK). “Pengembangan kawasan industri di Morowali akan mendorong pertumbuhan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Selain itu hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan hilirisasi industri”, tutur Taslim.

Taslim menambahkan saat ini Morowali sedang membangun kawasan industri untuk pengelolaan nikel sebagai bentuk tindak lanjut dari program pemerintah terkait hilisarisasi industri khususnya nikel. “Kawasan industri tersebut akan menyerap banyak tenaga kerja dan pastinya membutuhkan listrik yang andal, untuk itu kami selaku pemerintah daerah Kabupaten Morowali senantiasa mendukung PLN dalam proses pembangunan ini,” tutup Taslim.

BACA JUGA :  Tingkatkan Literasi Keuangan Digital, Dikbud Sultra Wajibkan Kantin Sekolah Gunakan QRIS