Lebih Terbuka, Polda Sultra Diskusi Bersama Tokoh Agama dan Masyarakat

oleh -107 Dilihat

 

Polda Sultra lebih bersifat transparan hal tersebut dibuktikan saat pertemuan di Lobby Utama Polda Sultra. Kapolda Sultra Irjen Pol Drs. Teguh Pristiwanto dan Wakapolda Brigjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si bersama jajaran pejabat utama melaksanakan kegiatan Jumat curhat dengan menghadirkan tamu undangan dari tokoh agama, pemuda, dan tokoh masyarakat seperti GP Ansor, Banser, Nahdlatul Ulama, Pemuda Muhammadiyah, MUI Sultra, PMII, DPD Asita, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) serta DPD KNPI Sultra. Tidak lupa Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Prof. Dr. Zamrun juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan Jumat curhat juga dilaksanakan pada tingkat Polres hingga ke Polsek di kewilayahan.

Dir Intelkam Polda Sultra, Kombes Pol Nanang Rudi Supriatna mengatakan kegiatan tersebut merupakan program prioritas Kapolri yang dilaksanakan di Polda Sultra. “Jumat curhat dilakukan agar Polri lebih bisa mendekatkan diri kepada masyarakat,” kata Kombes Nanang, Jumat (30/12/2022).

Salah satu curhatan disampaikan oleh K.H Mursyidin, Ketua MUI Sultra terkait dengan masalah kantor MUI yang disegel hingga kini.

Dimana, Kantor MUI Sultra sendiri sejak tahun 2019 akhir telah disegel oleh oknum masyarakat yang mengatasnamakan pemilik lahan. Seperti diketahui Kantor MUI merupakan tanah hibah yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra yang dibangun di eks Taman Hiburan Rakyat(THR) terletak di Kelurahan Mekar, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Menindaklanjuti curhatan Ketua MUI, Wakapolda Brigjen Waris Agono akan melakukan koordinasi dengan Pemprov Sultra terkait permasalahan dan klaim sengketa lahan yang kerap kali dilakukan oleh oknum oknum masyarakat.

BACA JUGA :  IM3 Gelar Program Pesta Hadiah IM3, Berikan Pelanggan Kesempatan Menangkan Mobil Listrik dan Ribuan Hadiah