Karhutla di Sarolangun Meluas hingga 50 Hektare, Polri-TNI dan Stakeholder Bergerak Cepat

oleh -49 Dilihat

Sarolangun, Berikabar.co  – Polri bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD dan Damkar bergerak cepat menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Sungai Abang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Kamis (27/8/2026).

Tim gabungan melakukan groundcheck sekaligus pemadaman hotspot setelah ditemukan titik api di kawasan tersebut. Penanganan dipimpin langsung Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE, didampingi Kepala BPBD Provinsi Jambi H. Bachyuni Deliansyah, SH, MH, serta Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH.

Kegiatan tersebut turut diikuti Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han, Kajari Sarolangun Taufik, SH, MH, Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto, MH, Kasat Samapta Polres Sarolangun AKP Adi Prayitno, SH, Kaban Kesbangpol Sarolangun M. Hudri, S.Pdi., M.Pdi, Kabid BPBD Sarolangun Yen Aswadi, S.Sos, Camat Sarolangun Ilham Akbar Syaihu, serta Kades Sungai Abang Kholil Khusairi.

Personel gabungan juga diperkuat KBO Sat Intelkam Polres Sarolangun Ipda Edi Junaidi, SH, lima personel Sat Brimob Yon B Por Polda Jambi, personel Polres Sarolangun, TNI, BPBD dan Damkar Sarolangun.

Di lokasi, personel gabungan melakukan pengecekan langsung terhadap hotspot, memantau kondisi lahan yang terbakar, sekaligus melakukan pemadaman terhadap titik api dan bara yang masih ditemukan. Upaya pemadaman diperkuat dengan water bombing serta penaburan dan penyiraman Hartindo AF3.

Dari hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 50 hektare. Lahan tersebut merupakan lahan milik/desa yang saat ini tidak dikelola oleh masyarakat Desa Sungai Abang.

Respons cepat tim gabungan membuahkan hasil. Hingga pukul 14.45 WIB, hotspot atau api di lokasi tersebut berhasil dipadamkan. Tim kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi kembali memicu kebakaran.

BACA JUGA :  Telkomsel Raih Best Mobile Network dengan Jaringan Broadband Tercepat dan Terluas di Indonesia

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Kapolda Jambi menekankan pentingnya kecepatan respons dan sinergitas seluruh stakeholder dalam menangani setiap potensi Karhutla.

“Polri bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder tentunya selalu bergerak cepat dan bersinergi dalam setiap penanganan Karhutla. Begitu ada informasi hotspot, akan segera dilakukan groundcheck, pemadaman dan pendinginan agar api tidak berkembang dan meluas,” ujar Kabid Humas Polda Jambi.

Menurutnya, keterlibatan aktif personel Polri bersama seluruh unsur terkait merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menjaga lingkungan dari dampak Karhutla.

“Bapak Kapolda sangat mengapresiasi sinergitas seluruh unsur yang turun langsung ke lapangan. Api telah berhasil dipadamkan dan saat ini proses pendinginan masih dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala. Polri akan terus melakukan monitoring dan siap merespons setiap laporan terkait Karhutla,” jelasnya

Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan melakukan pembakaran lahan, dan apabila menemukan titik api segera laporkan kepada kepolisian atau petugas terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya.