Konawe, Berikabar.co – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan edukasi kepada masyarakat nelayan dan pelaku UMKM di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desa Sorue Jaya, Kabupaten Konawe, guna meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan pelindungan konsumen.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai layanan keuangan formal sekaligus mengenali berbagai bentuk kejahatan keuangan yang marak terjadi.
Kepala OJK Sulawesi Tenggara Bismi Maulana Nugraha mengatakan OJK terus memperkuat pelindungan konsumen melalui berbagai kanal layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“OJK telah menyiapkan infrastruktur layanan yang terintegrasi dan disesuaikan dengan esensi permasalahannya. Untuk keluhan, penyampaian informasi, maupun pengaduan yang melibatkan Industri Jasa Keuangan (IJK) legal dan berada di bawah pengawasan OJK, masyarakat dapat memanfaatkan Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK). Sementara itu, sebagai respons tegas terhadap ancaman penipuan dan kejahatan keuangan yang merugikan masyarakat, penanganannya melalui Indonesia Anti-Scam Center (IASC) agar langkah pencegahan, pemblokiran, dan penindakan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi,” kata Bismi.
Dalam sesi tanya jawab, masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai penggunaan APPK, mekanisme pelaporan melalui IASC, serta cara membedakan pinjaman online legal dan ilegal.
Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pengelolaan kredit perbankan agar pembiayaan yang diperoleh dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mengembangkan usaha.
OJK menilai peningkatan literasi keuangan menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko keuangan sekaligus mampu mengambil keputusan finansial secara tepat.
Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Konawe dan seluruh pemangku kepentingan, OJK berharap masyarakat pesisir semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai konsumen jasa keuangan serta mampu memanfaatkan layanan keuangan formal secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.





