Kendari, Berikabar.co – Pemerintah Sulawesi Tenggara (Sultra) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) terus berupaya mencari solusi untuk membenahi infrastruktur jalan yang telah rusak selama belasan hingga puluhan tahun. Fokus utama saat ini tertuju pada perbaikan Ruas Batas Konsel – Lapoa yang membentang sepanjang 26 kilometer di wilayah Kecamatan Lalembuu.
Hingga saat ini, penanganan pada ruas tersebut baru menyentuh angka lima kilometer dari titik arah Lapoa. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sultra, Andi Syahrir, menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dalam menghadapi kerusakan infrastruktur berat di seluruh Bumi Anoa.
“Di tengah keterbatasan yang ada, kita menggunakan berbagai macam pendekatan untuk bisa menyelesaikan persoalan jalan ini,” kata Andi Syahrir, Senin (27 April 2026).
Mengingat besarnya anggaran yang dibutuhkan, Pemprov Sultra menempuh jalur strategis melalui usulan Program Inpres Jalan Daerah (IJD). Dengan skema ini, pembiayaan perbaikan jalan Konsel-Lapoa diharapkan dapat bersumber dari APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum.
Andi Syahrir mengungkapkan bahwa aspirasi masyarakat terkait jalan tersebut telah dicermati dengan saksama sebagai bentuk kepercayaan publik terhadap kepemimpinan saat ini.
“Rencana awal proses pembahasan dengan Kementerian PU pada bulan Juni 2026 mendatang, untuk memastikan persetujuan, penanganan, tahun pelaksanaan, dan besaran anggaran,” jelasnya.
Upaya mempercepat perbaikan ini juga diperkuat dengan adanya koordinasi intensif di lapangan. Pada momentum Festival Bokori, Sabtu (25 April 2026) lalu, Kepala Dinas Bina Marga dan SDA Provinsi Sultra telah melakukan pertemuan khusus dengan Bupati Konsel, Irham Kalenggo, guna membahas percepatan persoalan infrastruktur ini.
Menutup keterangannya, Andi Syahrir menegaskan komitmen Gubernur dalam menjadikan infrastruktur sebagai fondasi utama pembangunan daerah selama masa jabatannya.
“Kita berharap usulan ini mendapat respon positif dari pemerintah pusat. Secara prinsip, Bapak Gubernur menjadikan perbaikan infrastruktur sebagai salah satu agenda prioritas. Beliau baru menjabat 14 bulan, kita doakan beliau senantiasa sehat untuk menuntaskan masalah-masalah pembangunan di Sultra,” pungkasnya.





