Modernisasi Pertanian Sultra, Gubernur ASR Datangkan Ratusan Traktor dan Perluas Cetak Sawah

oleh -79 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR), terus menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan sektor pertanian di wilayahnya. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Gubernur ASR sukses memperkuat koordinasi dengan Kementerian Pertanian RI, yang membuahkan hasil berupa bantuan ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi para petani di Sultra.

Sejak tahun 2025, Sultra telah menerima guyuran bantuan alsintan dalam jumlah besar, meliputi 100 unit Traktor Roda 2 (TR-2), 52 unit Traktor Roda 4 (TR-4), 10 unit combine harvester, 25 unit pompa air, hingga 3 unit drone canggih untuk aplikasi pestisida dan pemupukan.

Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra pun bergerak cepat menyalurkan bantuan tersebut. Terbaru, pada Sabtu (4 April 2025), Kepala Distanak Sultra, Prof. Muhammad Taufik, memimpin langsung penyaluran bantuan di Kabupaten Konawe dan Kolaka Timur. Sebanyak empat kelompok tani menerima TR-2, sementara enam kelompok tani di Desa Wia-Wia dan Desa Tokai yang terdampak kekeringan ekstrem mendapatkan bantuan pompa air sebagai langkah mitigasi dini.

Memasuki awal triwulan kedua tahun 2026, Gubernur ASR kembali berhasil mendatangkan tambahan 40 unit TR-2. Prestasi ini menyusul penambahan jatah cetak sawah seluas 10 ribu hektare (ha) yang disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP. Dengan penambahan ini, total program cetak sawah di Sultra kini mencapai angka signifikan, yakni 24.050 ha.

Seluruh alsintan tersebut didistribusikan secara proporsional berdasarkan Luas Lahan Baku Sawah (LBS) masing-masing daerah dengan status pinjam pakai agar dapat dimanfaatkan secara bergiliran.

“Alsintan ini tidak dimiliki secara penuh oleh kelompok tani tertentu saja. Jika penggunaan traktor di satu kelompok tani sudah selesai, maka dapat digunakan oleh kelompok tani lainnya dalam wilayah itu. Penyaluran alsintan ini tidak dipungut biaya apapun,” jelas Prof. Muhammad Taufik, Senin (6/4/2026).

BACA JUGA :  Honda Forza Semakin Mewah, Kini Pakai Panel TFT dan Warna Eksklusif

Program ini menjadi strategi utama Pemerintah Provinsi Sultra dalam memperkuat infrastruktur dan efisiensi produksi. Penggunaan TR-2 dan TR-4 ditargetkan mempercepat pengolahan lahan, sementara pompa air menjadi solusi cepat (quick response) terhadap ancaman gagal panen akibat kekeringan. Selain itu, combine harvester hadir untuk mempercepat masa panen dan drone digunakan untuk digitalisasi perawatan tanaman.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, pembangunan sektor pertanian harus berbasis solusi dan teknologi. Bantuan ini merupakan bukti komitmen pemerintah provinsi untuk selalu hadir mendampingi petani dalam kondisi apa pun,” pungkasnya.