Kendari, Berikabar.co – Sinergi lintas instansi antara Bank Indonesia (BI), Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dan sektor perbankan daerah semakin solid dalam perhelatan Ramadan Sultra Fest 2026. Bertempat di Lapangan Eks MTQ Kendari pada Sabtu (21/2/2026), kolaborasi ini difokuskan pada dua misi utama: pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta penguatan literasi keuangan masyarakat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Edwin Permadi, menegaskan bahwa festival ini merupakan langkah nyata dalam memberikan pendampingan komprehensif kepada pelaku usaha lokal.
“Sinergi kami dari Bank Indonesia bersama Pemprov dan perbankan ini untuk meningkatkan pembinaan UMKM. Dari sekitar 30 UMKM yang hadir, sebagian merupakan binaan kami,” ujar Edwin.
Tidak hanya menjadi ajang pameran produk, Bank Indonesia juga memanfaatkan momentum ini sebagai pusat edukasi publik. Melalui berbagai booth yang tersedia, masyarakat diberikan pemahaman mendalam mengenai sistem pembayaran digital, gerakan Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, hingga ekonomi syariah.
“Di sini bukan hanya literasi keuangan, tetapi juga terkait halal, wakaf, dan edukasi lainnya. Ke depan, kegiatan ini akan terus kita kembangkan agar semakin meriah dan memberi manfaat luas,” jelas Edwin.
Edwin menilai Ramadan Sultra Fest sebagai wadah ekosistem lengkap yang menyentuh sektor hulu hingga hilir, mulai dari proses produksi, promosi, hingga transaksi digital yang inklusif. Guna mendukung kebutuhan masyarakat selama bulan suci, BI Sultra juga telah menyiapkan skema layanan penukaran uang tunai layak edar.
“Nanti jadwal penukaran uang sudah ada. Masyarakat bisa melihat di website resmi BI untuk mengetahui tanggal dan lokasinya. Kami juga bersinergi dengan perbankan, termasuk BPD yang ada di sini,” katanya.
Selain layanan berbasis laman resmi, BI Sultra juga meningkatkan aksesibilitas melalui kehadiran unit kas di lapangan.
“Mobil kas keliling juga hadir untuk melayani masyarakat, khususnya dalam penukaran uang dan layanan transaksi keuangan lainnya,” pungkasnya.
Melalui integrasi layanan ini, Bank Indonesia berharap Ramadan Sultra Fest 2026 dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan UMKM sekaligus mempercepat adopsi transaksi non-tunai di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.





