Kendari, Berikabar.co – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) resmi menetapkan sebanyak 63 calon siswa (casis) dinyatakan lulus terpilih dalam Sidang Penetapan Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026. Penetapan ini merupakan puncak dari rangkaian seleksi panjang yang diikuti oleh 559 peserta sejak tahap pendaftaran awal.
Sidang kelulusan tersebut berlangsung khidmat di Aula Dachara Polda Sultra pada Selasa (23/12/2025). Acara dibuka langsung oleh Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sultra, Kombes Pol Hartoyo, dengan didampingi Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian, serta dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra.
Sebanyak 63 casis yang terpilih telah berhasil melewati berbagai tahapan seleksi yang mengedepankan prinsip objektivitas dan profesionalisme. Rangkaian tes tersebut meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, hingga penelusuran mental kepribadian (PMK).
Usai dinyatakan lulus, para casis dijadwalkan akan segera diberangkatkan untuk menjalani pendidikan pembentukan Bintara Brimob Polri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Selatan. Pendidikan ini merupakan fase krusial untuk menempa karakter dan keterampilan mereka sebelum resmi menyandang status sebagai anggota Polri.
Dalam arahannya, Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo memberikan pesan mendalam kepada para casis agar tetap rendah hati dan menjaga kesiapan fisik serta mental sebelum memasuki gerbang pendidikan. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan dan rasa tanggung jawab adalah nilai utama yang harus dipegang teguh selama masa pembentukan.
Kepada para peserta yang belum beruntung, Irwasda memberikan dukungan moral agar tidak menyerah dan menjadikan kegagalan kali ini sebagai bahan evaluasi untuk mencoba kembali di masa mendatang.
Menutup kegiatan tersebut, Kombes Pol Hartoyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pengawas seleksi. Ia menilai proses rekrutmen tahun ini telah berjalan sangat baik dengan menjunjung tinggi prinsip BETAH—Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis—sehingga mampu menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan kompeten di bidangnya.





