Kendari Jadi Rujukan, Diskominfo Konawe Studi Tiru Pengelolaan Layanan Darurat Call Centre 112

oleh -159 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Pemerintah Kabupaten Konawe menunjukkan keseriusannya dalam menyiapkan layanan kedaruratan terpadu bagi masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui kunjungan studi tiru Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Konawe ke Kota Kendari untuk mempelajari pengelolaan layanan darurat Call Centre 112.

Rombongan Diskominfo Konawe yang dipimpin Sekretaris Dinas Kominfo Konawe, Mahbub Fauzi, bersama Kepala Bidang Layanan dan Komunikasi Publik serta tujuh staf, diterima langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari Sahuriyanto Meronda dan jajaran Diskominfo Kota Kendari di Command Center Kota Kendari, Rabu (10/12/2025).

Mahbub Fauzi menjelaskan, Kota Kendari dipilih sebagai lokasi studi tiru karena dinilai paling siap dan maju dalam pengelolaan Call Centre 112 di Sulawesi Tenggara.

“Kami datang ke Kota Kendari untuk studi tiru pelayanan 112. Setahu kami, layanan 112 terbaik di Sulawesi Tenggara saat ini ada di Kota Kendari,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Diskominfo Konawe saat ini belum mengoperasikan layanan Call Centre 112 dan masih dalam tahap perencanaan awal. Oleh karena itu, studi tiru dilakukan agar proses pembentukan layanan nantinya berjalan sesuai standar dan kebutuhan daerah.

“Di Konawe sendiri layanan 112 belum berjalan, kami baru akan memulai. Makanya kami belajar dulu di sini, supaya ketika sudah berdiri dan berjalan, semuanya sesuai dengan perencanaan,” jelasnya.

Mahbub juga menambahkan bahwa Kabupaten Konawe sebenarnya telah memiliki Command Center sejak tahun 2022 dan siap untuk dikembangkan guna mendukung pelayanan darurat terpadu 112.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto, melalui penanggung jawab Call Centre 112, Suliman, memaparkan secara rinci sistem kerja serta realisasi operasional layanan 112 yang telah berjalan selama lima bulan terakhir. Paparan tersebut mencakup alur penanganan laporan masyarakat hingga koordinasi lintas instansi penting seperti pemadam kebakaran, kepolisian, BPBD, dan layanan kesehatan.

BACA JUGA :  Hasil Verifikasi BPKH, PT GKP Taat Dalam Membayar PNBP PKH

Sahuriyanto menegaskan bahwa Call Centre 112 sangat membantu Pemerintah Kota Kendari dalam memberikan layanan cepat dan terintegrasi kepada masyarakat.

“Layanan 112 ini sangat membantu pemerintah kota. Kendari menjadi yang pertama di Sulawesi Tenggara, dan saat ini sudah beberapa kabupaten/kota datang belajar ke sini,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan tingginya pemanfaatan layanan ini oleh masyarakat. “Layanan darurat Call Center 112 Kota Kendari mencatat 3.218 panggilan masuk sepanjang November 2025,” jelasnya.

Data resmi Diskominfo Kota Kendari menunjukkan, selama 5 bulan beroperasi, terjadi peningkatan kualitas layanan sekaligus tingginya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan darurat terpadu 112.