Hadapi Medan Sulit dan Cuaca Ekstrem, PLN dan TNI Kolaborasi Percepat Penormalan Kelistrikan Aceh

oleh -169 Dilihat
Petugas PLN bahu membahu dalam mendirikan tower darurat transmisi Langsa-Pangkalan Brandan 150kV.

Langsa, Berikabar.co — PT PLN (Persero) mengambil langkah darurat dan masif untuk mempercepat pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan di Aceh yang terdampak parah oleh bencana banjir dan pergeseran tanah. Fokus utama pemulihan saat ini adalah perbaikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Langsa–Pangkalan Brandan, yang menjadi jalur kunci penyambung sistem kelistrikan Aceh dengan sistem besar Sumatra.

Sebelumnya, bencana tersebut menyebabkan lima tower SUTT roboh dan tujuh tower lainnya mengalami kerusakan, yang berakibat pada terputusnya suplai listrik utama ke wilayah Aceh.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, turun langsung ke lokasi untuk memimpin percepatan pemulihan dan memastikan seluruh sumber daya perusahaan dimobilisasi secara maksimal. Darmawan menegaskan bahwa upaya pemulihan ini hanya dapat dicapai melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat.

“Tim PLN bekerja tanpa henti meskipun di tengah cuaca tidak bersahabat. Mereka harus melewati jalur berlumpur, membawa material secara manual, dan memastikan setiap pekerjaan aman. Kami juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat yang memberikan dukungan penuh sehingga progres perbaikan bisa berjalan baik,” ujar Darmawan.

Mengerahkan Ribuan Personel dan Bantuan Logistik

Untuk mempercepat recovery, PLN mengerahkan total 1.476 personel yang didatangkan dari berbagai unit di seluruh Indonesia. Tim gabungan ini bertugas menangani perbaikan tower di jalur transmisi, perbaikan jaringan distribusi ke pelanggan, serta dukungan armada dan logistik yang vital.

General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS), Amiruddin, menambahkan bahwa pekerjaan dilakukan secara 24 jam non-stop dengan menerapkan sistem shift guna memastikan perbaikan berjalan secepat mungkin.

“Saat ini tim di lokasi secara terus menerus 24 jam bekerja membangun tower darurat dan melakukan modifikasi untuk perbaikan tower yang rusak,” Ujar Amirrudin.

BACA JUGA :  Bangun Jalan Penghubung Wisata Titian Beton, PT Vale Dukung Pengembangan Potensi Pariwisata Kolaka

PLN juga menjalin kolaborasi strategis dengan aparat keamanan, khususnya Marinir Batalyon 8 Pangkalan Brandan dari TNI. Sinergi ini memberikan dukungan penting dalam pengamanan area, mobilisasi personel, dan akses logistik di area yang sulit dijangkau.

“Prioritas utama kami adalah memastikan penormalan secepatnya. Tim gabungan terus bekerja, meski medan sulit dan cuaca tidak bersahabat, untuk mengembalikan keandalan sistem kelistrikan di Aceh,” tambah Amiruddin.

PLN mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung upaya percepatan pemulihan ini, yang merupakan langkah vital untuk mengembalikan sistem kelistrikan Aceh sepenuhnya.